Ciri Kanker Kulit Melanoma?

 



Selamat datang di blog GaleriCantik. Blog ini berisi berbagai pembahasan tentang Kesehatan, Kecantikan, dan berbagai Informasi tentang wanita. 


melanoma adalah jenis kanker kulit yang paling jarang trejadi sekaligus yang paling mematikan. Melangsir dari laman umm.edu, melanoma muncul di bagian bawah epidermis.

ciri-ciri melanoma dapat terjadi di sekujur tubuh, bahkan di tempat-tempat yang tidak terkena paparan sinar matahari.

Lebih lanjut, ciri melanoma dapat berwujud seperti bintik coklat besar dengan bercak berwarna gelap, luka kecil dengan batas yang kasar berwarna merah, putih, biru, atau biru-hitam, serta luka hitam di telapak tangan, telapak kaki, jari tangan atau jari kaki. Selain itu, ciri melanoma yang khas lainnya juga dapat dikenali dari perbahan warna dan bentuk tahi lalat, bahkan pendarahan pada tahi lalat.

Untuk kasus tahi lalat, sebagian besar orang sering mengabaikan tahi lalat yang hidup karena dianggap normal dan wajar. Tapi, ladies, tahi lalat yang tumbuh semakin besar adalah salah satu tanda yang paling umum dari gejala awal kanker kulit melanoma. Jika tahi lalat Anda tumbuh semakin besar dan berwarna lebih gelap, maka Anda patut curiga.

Pemeriksaan medis yang menyeluruh diperlukan untuk mendeteksi apakah tahi lalat tersebut merupakan gejala awal kanker atau bukan. Selain itu, timbulnya speckles gelap di sekitar tahi lalat juga tidak boleh dianggap enteng. Deteksi dini dan penghapusan tahi lalat yang terbukti berbahaya adalah kunci untuk bisa sembuh dari melanoma.

Selain mengenali ciri-ciri kanker untuk deteksi dini, Anda juga sebaiknya tetap menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat ya ladies. Biasakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan untuk membantu Anda memerangi sel kanker dalam tubuh, bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?

Ciri- Ciri Kanker Kulit Dari Tahi Latat Dan Tompel



 

Selamat datang di blog GaleriCantik. Blog ini berisi berbagai pembahasan tentang Kesehatan, Kecantikan, dan berbagai Informasi tentang wanita.
 

Tahi lalat atau tompel yang seringkali dianggap sebagai pemanis bagian tubuh kita ternyata bisa jadi merupakan pertanda awal kanker kulit lho! Untuk memastikan apakah tahi lalat tersebut merupakan ciri kanker kulit atau bukan, Anda bisa mengeceknya dengan ABCDE! Apa saja ABCDE tersebut? Yuk simak uraian selengkapnya.

Untuk membedakan tahi lalat atau tompel normal dengan tahi lalat atau tompel yang merupakan ciri kanker kulit, yuk lakukan cek ABCDE yang telah kami rangkum sesuai dengan langsiran dari laman cancer.about.com berikut ini.

A - Asimetri
Tahi lalat atau tompel yang normal berbentuk simetri. Jika Anda membagi tahi lalat atau tompel normal dengan sebuah garis, Anda akan mendapatkan dua bagian yang simetris satu sama lain. Sedangkan dalam kasus tahi lalat atau tompel yang merupakan ciri kanker kulit, tahi lalat atau tompel tidak akan terlihat sama pada kedua sisi.

B - Border
Tahi lalat atau tompel yang normal berbentuk rata dengan batas yang teratur, sedangkan tahi lalat atau tompel yang merupakan ciri kanker kulit berpinggiran tidak rata serta memiliki tekstur yang kasar.

C - Color
Jika tahi lalat atau tompel memiliki lebih dari satu warna (gradasi warna yang tidak rata), maka Anda patut mencurigai tahi lalat atau tompel tersebut sebagai ciri kanker kulit. Segeralah menghubungi dokter untuk mendapatkan diagnosis.

D - Diameter
Jika tahi lalat atau tompel yang Anda miliki berdiameter lebih besar dari penghapus pensil (sekitar 1/4 inci atau 6 mm), maka sebaiknya Anda memeriksakannya ke dokter karena bisa jadi tahi lalat atau tompel tersebut merupakan ciri kanker kulit.

E - Elevation
Jika Anda memiliki tahi lalat yang hidup (terus tumbuh) sebaiknya Anda patut waspada, apalagi jika pertumbuhan dari tahi lalat tersebut tidak rata dan memiliki permukaan yang kasar.
Nah, ladies, itulah ABCDE ciri kanker kulit yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat!

Bahaya Kulit Gatal dan Bersisik Sebagai Tanda Kanker Kulit

 




Selamat datang di blog GaleriCantik. Blog ini berisi berbagai pembahasan tentang Kesehatan, Kecantikan, dan berbagai Informasi tentang wanita. 


Gatal pada kulit memang merupakan hal yang wajar terjadi. Gatal akibat gigitan serangga atau gatal akibat alergi adalah gatal yang tidak perlu kita khawatirkan. Tapi, jika gatal pada kulit berlangsung secara terus menerus selama 4 minggu atau lebih tanpa diketahui penyebab yang pasti, bisa jadi gatal tersebut merupakan gejala awal kanker kulit lho.

ciri kanker kulit pada tahap awal yang perlu Anda waspadai.

Lebih lanjut, kulit yang bersisik juga merupakan indikasi awal terjadi kanker kulit. Timbulnya sisik pada kulit merupakan indikasi awal terjadinya kanker kulit jenis Squamous Cell Carcinoma (SCC). Kanker kulit jenis SCC ini biasanya mengeluarkan ciri antara lain seperti bentuk luka yang memerah, gatal, dan bersisik. Bekas luka ini umumnya berbentuk rata dan menyebar di permukaan kulit tertentu seperti wajah, telinga, bibir, dan tangan.

banyak dari kita yang tidak menyadari dua tanda ini sebagai indikasi dari kanker kulit dan mengabaikannya begitu saja. Sehingga, membuat sel kanker menyebar tanpa mendapatkan penanganan yang tepat. So, jika Anda mulai mendapati kedua tanda ini pada kulit Anda, ada baiknya jika Anda segera menghubungi dokter untuk segera mendapatkan penanganan yang tepat. Sebab, kanker kulit memerlukan penanganan dan pengobatan sedini mungkin agar dapat disembuhkan.

Selain menjadi lebih waspada terhadap tanda-tanda aneh yang terdapat pada tubuh, Anda juga perlu melakukan tindakan pencegahan kanker kulit dengan melindungi kulit dari sinar matahari. Sebab, studi menunjukkan bahwa terekspos sinar matahari secara langsung dan dalam kurun waktu yang lama akan membuat lapisan kulit Anda menjadi lebih tipis. Hal inilah yang dapat memicu terjadinya kanker kulit.

Melindungi kulit dari sinar matahari dapat Anda lakukan dengan cara menggunakan krim sunscreen secara teratur sebelum Anda berpergian keluar rumah. Kandungan SPF pada sunscreen akan melindungi kulit Anda dari sengatan sinar matahari secara langsung. Selain itu, Anda juga bisa menggunakan topi atau payung jika akan berpergian keluar ruangan di siang hari. Anda juga bisa menambah konsumsi buah-buahan dan sayuran yang kaya akan betakaroten yang bermanfaat sebagai zat antioksidan untuk memerangi sel kanker dalam tubuh.

Nah, itulah tanda dan cara preventif untuk menghindari terjadinya kanker kulit. Semoga informasi ini dapat membantu kita menjadi lebih aware terhadap kesehatan tubuh kita sendiri.

Kenali Yuk! Penyakit Kulit Ciri Kanker Kulit

 


Selamat datang di blog GaleriCantik. Blog ini berisi berbagai pembahasan tentang Kesehatan, Kecantikan, dan berbagai Informasi tentang wanita. 


apakah Anda mengalami gatal pada kulit, kulit kering, pecah-pecah, ruam kulit, perubahan warna kulit, peradangan dan bintik-bintik gelap pada kulit? Coba anda baca jenis-jenisnya

Noda
Jika ada noda pada kulit Anda yang menimbulkan rasa gatal dan tidak hilang dalam kurun waktu empat minggu, Anda perlu curiga bahwa ini merupakan ciri kanker kulit pada tahap awal. Apalagi jika noda tersebut menimbulkan ciri kanker kulit lainnya seperti nyeri, berubah warna, dan terjadi pendarahan. Segeralah konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya, agar bisa ditangani secara cepat dan tepat.

Eksim
Eksim merupakan satu dari ciri kanker kulit pada tahap awal. Hal ini dapat terlihat pada lipatan kulit, misalnya eksim kulit pada siku, telapak tangan, dan lain-lain.

Rosacea
Jika kulit di sekitar hidung, dagu, pipi, dahi, dan mata menjadi merah disertai rasa terbakar, itu merupakan penyakit rosacea. Adanya benjolan luka atau jerawat yang berisi nanah juga bisa jadi merupakan ciri kanker kulit. Segeralah konsultasikan dengan dokter Anda.

Nyeri
Jika Anda mendapati benjolan merah dan perih pada kulit yang tidak hilang dalam waktu 4 minggu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter kulit.

Ruam
Beberapa tanaman dengan lapisan minyak dapat memicu masalah kulit dan juga dapat menyebabkan kanker kulit. Jika Anda mendapati ruam kemerahan atau bengkak setelah 12 jam terkontak dengan tanaman jenis ini, bisa jadi itu merupakan ciri kanker kulit. Segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Berhenti Menstruasi Mendadak Tak Selalu Karena Hamil, Bisa Jadi...




Selamat datang di blog GaleriCantik. Blog ini berisi berbagai pembahasan tentang Kesehatan, Kecantikan, dan berbagai Informasi tentang wanita. 

Gaya hidup yang tidak sehat memancing berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kanker otak. Penyakit mematikan yang disebabkan oleh adanya invasi sel-sel kanker ke dalam tengkorak otak ini kadang menimbulkan gejala-gejala yang sering diabaikan sebagian orang karena dianggap sebagai hal yang normal terjadi. Salah satu gejala kanker otak yang sering diabaikan ini adalah berhentinya siklus menstruasi secara mendadak.


Seperti yang kita ketahui, menstruasi memang tidak selalu datang tepat pada siklusnya, bahkan dalam satu bulan kadang kita bisa tidak mengalami menstruasi sama sekali. Hal ini masih terbilang normal, karena menstruasi dipengaruhi oleh hormon estrogen dalam tubuh yang kadang fluktuatif alias berubah-ubah setiap waktunya.

Namun, jika menstruasi tidak berjalan selama lebih dari 2 bulan, sebaiknya Anda patut curiga. Hal ini bisa jadi bukan karena Anda hamil, melainkan berhentinya siklus menstruasi secara mendadak bisa jadi merupakan indikasi kanker otak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Otak mengatur sistem dalam tubuh secara keseluruhan, termasuk hormon yang memengaruhi siklus menstruasi. Invasi sel kanker dalam otak tentu akan membuat sistem tersebut rusak, sehingga siklus menstruasi menjadi macet.

Selain menjadi indikasi adanya invasi sel kanker dalam otak, menstruasi juga bisa terjadi saat penderita kanker menjalani treatment kanker otak. Sebab, pengobatan kanker menggunakan obat-obatan kimia yang berpengaruh terhadap hormon dalam tubuh.

Selain berhenti menstruasi secara mendadak, gejala kanker otak lain yang perlu diwaspadai adalah kelumpuhan pada sebagian wajah atau tubuh serta pusing hebat yang terjadi terus menerus.
Nah, setelah mengetahui sebab dari berhentinya menstruasi secara mendadak, semoga Anda menjadi lebih waspada dan tidak mengesampingkan gejala tersebut ya. Sebaiknya segera beritahukan kepada dokter Anda tentang gejala aneh yang Anda rasakan. Semoga bermanfaat.